Setiap tambahan fitur membawa biaya, beban belajar, pemeliharaan, dan risiko. Karena itu kami memulai proyek dengan jagongan: siapa yang bekerja, siapa yang dilayani, di mana hambatan terjadi, dan perubahan apa yang benar-benar bernilai.
Setelah persoalan dipahami, teknologi menjadi lebih sederhana. Kita dapat memilih mana yang harus dibangun sekarang, mana yang cukup menggunakan alat yang sudah ada, dan mana yang sebaiknya menunggu kesiapan usaha.
